Headlines News :

Air Kelapa Bantu Redakan Gangguan Pencernaan

MENGALAMI gangguan perncernaan mungkin tidak terlalu membahayakan, namun bisa sangat menjengkelkan. Hal ini karena dapat membuat Anda menghentikan aktivitas sementara untuk sekadar ke kamar mandi.
 
Biasanya, gangguan pencernaan disebabkan oleh makanan-makanan yang dikonsumsi. Tetapi, deretan makanan berikut ini justru dapat mengobati gangguan pencernaan Anda, seperti dilansir Boldsky.

Kubis

Kubis merupakan sayuran yang sangat dianjurkan untuk mengobati infeksi karena memiliki sifat antibiotik. Sayuran ini memiliki sifat antibakteri dan membunuh bakteri penyebab radang perut. Anda dapat mengonsumsinya dalam bentuk salad atau jus setiap hari untuk mengobati sakit maag.



Bawang putih
 
Bawang putih dikenal sebagai rempah-rempah yang dapat membunuh banyak infeksi, seperti TBC, diare, ensefalitis, dan disentri. Hal ini karena bawang putih memiliki sifat antibakteri, antimikroba, anti-parasit, dan antivirus. Jika Anda mengonsumsi satu suing bawang putih setiap hari, itu akan membunuh bakteri yang menular pada saluran pencernaan.

Jahe

Jahe memiliki sifat antibiotik yang membantu melawan penyakit seperti diare, kolera, dan pencernaan. Jika Anda mengalami infeksi pada pencernaan, cobalah mengonsumsi teh jahe segar dicampur dengan madu.

Kelapa
 
Kelapa adalah makanan sehat untuk dikonsumsi dan dapat mengobati infeksi, karena mengandung hampir semua nutrisi penting yang Anda butuhkan. Jika minum air kelapa setiap hari, Anda dapat terhindar dari penyakit kolera atau penyakit saluran pencernaan. Anda harus meminumnya dengan satu sendok teh air jeruk nipis segar agar memperoleh khasiat yang lebih baik dan lebih cepat.

Sumber : okezone.com

Madu Membantu Redakan Batuk pada Anak

KONSUMSI sesendok madu sebelum tidur konon efektif meredakan batuk pada anak, karena memudahkan mereka tidur. Madu sebagai obat alami ternyata bukan sekedar mitos.
Dua penelitian, yakni dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organisation) dan American Academy of Pediatrics merekomendasikan madu untuk membantu menenangkan batuk.
Ada beberapa penelitian yang menunjukkan sesendok madu setiap beberapa jam dapat mengurangi iritasi pada tenggorokan kecil.
"WHO merekomendasikan madu untuk batuk di negara-negara berkembang di mana ada akses terbatas pada obat-obatan. Jadi meskipun bukti tidak kuat, ini menunjukkan, mungkin ada efek madu dalam batuk akut pada anak-anak," kata Dr Ronald McCoy, dari Royal Australian College of General Practitioners.
Dilansir abc.net, sebuah studi di AS menemukan, madu lebih baik untuk mengurangi frekuensi batuk dan gangguan yang ditimbulkan. Esens madu, dekstrometorfan, bahkan banyak digunakan sebagai bahan utama pada obat batuk.
Mengingat bahwa penelitian yang tersedia telah difokuskan pada anak-anak , belum jelas apakah madu juga membantu meredakan batuk pada orang dewasa.
Tapi selama seseorang tidak memiliki penyakit lain di mana mereka harus menghindari madu, seperti diabetes, tidak akan ada salahnya mencoba menambahkan madu pada asupan harian.
"Orang dewasa akan memerlukan dosis yang lebih tinggi dan peningkatan frekuensi (konsumsi madu). Tapi saya sarankan menambahkan madu dalam air jeruk hangat," kata dokter pernapasan anak, Profesor Anne Chang.
Belum diketahui persis bagaimana madu membantu meringankan batuk pada anak. Penelitian mencatat, madu mengandung lebih dari 181 bahan alami yang berbeda, selain antioksidan dan sifat antimikroba.
"Selain melapisi tenggorokan dan memicu mekanisme menelan, manisnya madu kemungkinan mengubah sensitivitas serabut sensoris. Ada interaksi antara saraf-saraf lokal dalam sistem saraf pusat yang terlibat dalam regulasi mekanisme batuk," katanya.
Namun, madu tidak disarankan untuk anak di bawah usia 12 bulan, apakah mereka terkena batuk atau tidak. Sebab madu bisa menjadi sumber spora botulisme pada bayi, yang sangat jarang terjadi, namun sistem kekebalan tubuh anak tidak cukup berkembang untuk melawannya.
Sebaliknya, dia menyarankan memberi bayi pelukan, sejumlah kecil cairan secara teratur, dan membawa mereka ke dokter jika perlu.
Sumber : suaramerdeka.com

Buah Kopi Ternyata Antioksidan

Kulit dan daging buah kopi mengandung berbagai nutrisi bermanfaat bagi kesehatan, diantaranya antioksidan seperti antosianin, polifenol, dan asam kloregenat (CGA).
Antioksidan penting lantaran setiap tubuh manusia menerima bombardir mikrob dan bahan berbahaya lain, termasuk radikal dari bahan makanan.  Radikal bebas atau oksidan sejatinya berasal dari oksigen yang memberi kehidupan.  Namun dalam bentuk radikal bebas oksigen menjadi berbahaya lantaran merusak sel.
Organ pertama yang menderita akibat kekurangan antioksidan adalah hati.  Organ itulah yang bertugas menetralkan racun dan radikal bebas.
Kekuatan antioksidan asal kopi tergolong sangat hebat, lebih kuat ketimbang vitamin C dan mampu menghambat penuaan kulit lebih baik ketimbang tokoferol alias vitamin E.
Kenapa kopi kaya antioksidan karena kopi tumbuh didataran dengan ketinggian 700 dpl sehingga memperoleh sinar matahari lebih kuat ketimbang tanaman di dataran rendah.
 


Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ApotikHidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger